Jumat, 12 September 2025

Menata Diri Sendiri dengan Teori Motivasi

Sebenarnya, apa yang berusaha dikumpulkan oleh manusia. Jika aku adalah manusia, maka apa yang perlu aku tata? Teori Penentuan Nasib Sendiri (self determination) dan Hierarki Kebutuhan Maslow, akan menjawab hal itu.

Self Determination & Hirearki Kebutuhan Maslow

Teori Penentuan Nasib Sendiri (self determination) bilang, ada tiga kebutuhan dasar psikologis yang penting untuk motivasi dan kesejahteraan kita, yaitu:

  1. otonomi (perasaan punya kendali),
  2. kompetensi (perasaan mampu), dan
  3.  keterhubungan (perasaan terhubung dengan orang lain). 
Kalau tiga hal ini terpenuhi, kita akan merasa lebih bahagia dan termotivasi.

Sementara itu, Hierarki Kebutuhan Maslow menjelaskan bahwa ada tingkatan kebutuhan yang harus dipenuhi. 

  1. Mulai dari kebutuhan fisiologis seperti makan dan minum, 
  2. lalu kebutuhan keamanan, sosial, harga diri, 
  3. dan yang paling tinggi adalah aktualisasi diri. 
Kalau kebutuhan di level bawah belum terpenuhi, sulit bagi kita untuk fokus pada kebutuhan di level yang lebih tinggi.

Kedua teori ini sama-sama penting, tapi fokusnya beda. Teori Penentuan Nasib Sendiri (self determination) lebih menekankan pada kebutuhan psikologis untuk motivasi dan kesejahteraan, sementara Maslow lebih fokus pada tingkatan kebutuhan dasar manusia.

Memahami kedua teori ini bisa bantu kita lebih memahami diri sendiri dan apa yang sebenarnya kita butuhkan untuk merasa bahagia dan termotivasi. 

Kalau Kebutuhan Psikologis tidak Terpenuhi

Lalu, apa hubungannya dengan kesehatan mental? Nah, kalau kebutuhan-kebutuhan ini tidak terpenuhi, kita jadi lebih rentan mengalami masalah kesehatan mental. Misalnya, kurang otonomi bisa bikin kita stres dan cemas, kurang kompetensi bikin kita merasa tidak berharga, dan kurang hubungan sosial bikin kita kesepian.

Jadi, yuk lebih perhatikan diri kita sendiri. Coba tanyakan pada diri sendiri, apakah kita sudah merasa punya kendali dalam hidup, apakah kita merasa mampu melakukan hal-hal yang penting bagi kita, dan apakah kita punya hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar kita. Kalau jawabannya belum, mungkin ini saatnya kita cari cara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Perlu Memenuhi Kebutuhan Psikologis dengan Sehat

Dalam upaya memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini, kita bisa saja memperburuk keadaan mental kita jika kita melakukannya dengan cara yang tidak sehat. Misalnya, jika kita terus-menerus memaksakan diri untuk bekerja keras demi pengakuan orang lain, kita bisa mengalami stres dan kelelahan. Atau, jika kita terlalu fokus pada kesempurnaan demi merasa kompeten, kita bisa jadi cemas dan takut gagal.

Namun, jika kita berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini dengan cara yang sehat, tentu saja kita bisa memperbaiki keadaan mental kita. Misalnya, dengan belajar menerima diri sendiri dan merayakan pencapaian kecil, kita bisa meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri. Atau, dengan membangun hubungan yang positif dan saling mendukung dengan orang lain, kita bisa merasa lebih bahagia dan terhubung.

Strategi Penataan Hidup dengan Teori Self Determination dan Hirearki Kebutuhan Maslow 


Langkah 1: Penuhi Kebutuhan Dasar (Maslow)

  • Fokus pada Kebutuhan Fisiologis: Pastikan kamu cukup tidur, makan makanan bergizi, dan berolahraga secara teratur.
  • Fokus pada Kebutuhan Keamanan: Ciptakan lingkungan yang aman dan stabil. Ini bisa berarti memiliki keuangan yang cukup, tempat tinggal yang nyaman, dan merasa aman dari ancaman.

Langkah 2: Terapkan Prinsip Teori Self Determination  (Otonomi, Kompetensi, dan Keterhubungan)

Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, gunakan tiga pilar utama dari Teori Penentuan Nasib Sendiri untuk membangun kesejahteraan yang lebih tinggi:
  • Otonomi: Mulailah mengambil kendali atas keputusan-keputusan kecil dalam hidupmu. Contoh: Pilih hobi yang benar-benar kamu nikmati, bukan karena tuntutan orang lain. Dalam pekerjaan, coba tawarkan ide untuk mengerjakan proyek dengan caramu sendiri.
  • Kompetensi: Cari cara untuk meningkatkan kemampuan dan merasa efektif. Contoh: Ikut kursus online yang relevan dengan minat atau pekerjaanmu. Belajar hal baru, seperti memasak resep yang rumit atau main alat musik. Rayakan setiap pencapaian kecil yang kamu raih.
  • Keterhubungan: Jaga dan kembangkan hubungan yang positif dengan orang lain. Contoh: Luangkan waktu untuk keluarga dan teman-teman. Bergabunglah dengan komunitas atau klub yang sesuai dengan hobimu. Tawarkan bantuan kepada orang lain.
Tiga pilar dalam Teori Self Determination (Otonomi, Kompetensi, dan Keterhubungan) adalah cara fungsional untuk memenuhi kebutuhan Maslow di tingkat yang lebih tinggi (keamanan, sosial, dan harga diri).

Dengan menggabungkan kedua teori ini, kamu bisa menata hidup secara bertahap. Mulai dari memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, lalu secara sadar membangun otonomi, kompetensi, dan keterhubungan untuk mencapai kesejahteraan yang lebih dalam.

*Dibuat dengan berdiskusi bersama gemini ai
Previous Post
Next Post

Hai, nama saya Maulanida ^_^ Sudah, gitu aja :D Peace Assalamu alaikum

0 comments: